Tawuran Topeng 10 : Daur Baur Kesenian

Bogor – Mengawali tahun 2020, Teater Karoeng FISIB Universitas Pakuan menyelenggarakan acara tahunan terbesarnya bertajuk Tawuran Topeng 10 pada Jumat dan Sabtu, 17-18 Januari 2020 kemarin. Acara yang mengusung tema “Daur Baur Kesenian” ini pun diramaikan oleh parade pertunjukan teater dari berbagai komunitas di Bogor. Menariknya lagi, pergelaran ini pun dilaksanakan di tempat terbuka (outdoor) atau tepatnya di Pelataran Gedung FISIB Universitas Pakuan.

Tawuran Topeng 10, Teater Karoeng
Salah satu mural yang dipamerkan dalam acara Tawuran Topeng 10 (Foto: Teater Karoeng)

Seperti yang disinggung sebelumnya, Tawuran Topeng 10 dihadiri oleh berbagai komunitas teater baik dari komunitas independen, kampus, maupun sekolah. Masing-masing dari mereka menampilkan berbagai karya pertunjukan sebagai bentuk apresiasi.

Tak hanya fokus pada seni pertunjukan saja, di Tawuran Topeng 10 ini, Teater Karoeng juga menyuguhkan beberapa jenis kesenian lainnya. Ada seni musik, puisi, seni rupa dan lain sebagainya.

Tawuran Topeng 10, Teater Karoeng
Teater Kompeni ikut meramaikan acara Tawuran Topeng 10 (Foto: Teater Karoeng)

Syahdan Nur Fadhil Harjanta, selaku ketua pelaksana Tawuran Topeng 10 sendiri menjelaskan bahwa ada sebanyak 15 kelompok teater, dua kelompok seni musik, satu seni tari, dan dua kelompok seni lukis atau mural.

“Tawuran Topeng tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena untuk yang sekarang ada live mural untuk pertama kalinya,” ujar Syahdan.

Tawuran Topeng 10, Teater Karoeng
Teater Metacarpal menampilkan sebuah lakon berjudul “Prosa Cinta” (Foto: Teater Karoeng)

Tidak hanya itu, Syahdan juga menjelaskan bahwa Tawuran Topeng 10 memiliki konsep di mana anggota Teater Karoeng memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai untuk dijadikan instalasi, pameran, hingga membangun panggung utama. Dengan begitu, pihak Teater Karoeng berharap dapat menyampaikan bahwa sebuah acara bisa tetap sukses dan meriah meskipun hanya berangkat dari apa yang ada.

Tawuran Topeng 10, Teater Karoeng
Suasana Pelataran FISIB Universitas Pakuan saat Tawuran Topeng 10 digelar (Foto: Teater Karoeng)

“Asalkan ada kemauan kita bisa mengolah apa yang ada biar menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih,” pungkas Syahdan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *